Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2022

Episode 89 Perjodohan Membawa Bahagia (Eks Part3)

Gambar
Episode 89 Perjodohan Membawa Bahagia (Eks Part3)   “Iya … iya, Johan. Papa sakit perut. Tolong ya,” ucap Brian sambil berusaha nyengir kuda tidak enak dilihat. “Ba–baik tuan muda. Aku akan antar kan,” ucap Johan dengan perasaan tidak enak sekarang. Johan pun meninggalkan kamar itu bersama Davidson. Sementara Brian, masih tetap berada di dalam bersama Kania. “Brian.” Kania memanggil Brian yang sedang terdiam sambil terus melihat pintu kamar tersebut. “Iya.” Brian menoleh ke arah Kania, karena dia saat ini sedang kaget dengan panggilan itu. "Katakan padaku apa yang terjadi sebenarnya! Karena aku merasa, ada yang sedang kamu sembunyikan dari aku. Katakan sekarang atau aku akan terus memikirkan keberadaan mbak Ana dan mas Jio. Kamu tahukan? Apa efek yang bisa ditimbulkan jika aku … " “Ya-ya-ya, sayang. Jangan diteruskan lagi kata-kata itu. Aku akan katakan padamu apa yang sebenarnya terjadi. Tapi tolong, kuasai emosimu terlebih dahulu.” “Apa maksud kamu?” tany...

Episode 88 Perjodohan Membawa Bahagia (Eks Part2)

Gambar
Episode 88 Perjodohan Membawa Bahagia (Eks Part2)    “Johan tunggu!” Brian menahan niat Johan untuk mengakhiri obrolan mereka dengan cepat. Mendengar ucapan Brian barusan, Johan membatalkan niatnya untuk menutup panggilan. “Ya tuan muda. Ada apa?” “Sebenarnya, aku juga punya kabar bahagia yang ingin aku bagikan padamu.” “Benarkah? Apa tuan muda?” “Kania … Kania juga hamil sekarang.” “Apa! Benarkah apa yang aku dengar ini, tuan muda? Nona Kania juga hamil sekarang?” “Tentu saja, iya.” “Wah. Ini kebetulan yang luar biasa. Apa yang dokter katakan? Sudah berapa bulan nona Kania hamil, tuan muda?” tanya Johan penuh semangat. “Lho, kenapa jadi kamu yang begitu bersemangat sekarang, Johan? Saat kamu tahu istriku sedang hamil.” “Tuan muda, aku ikut bahagia. Apakah itu tidak wajar?” “Sebenarnya, itu terdengar wajar-wajar saja. Kania baru hamil lima minggu. Lalu, bagaimana dengan istrimu?” “Saras sudah memasuki kehamilan minggu kesebelas tuan muda. Ia sebena...

Episode 87 Perjodohan Membawa Bahagia (Eks Part1)

Gambar
  Episode 87 Perjodohan Membawa Bahagia (Eks Part1) Tiga bulan setelah lamaran itu, Johan langsung menikah dengan Saras. Tepatnya, satu minggu setelah kepulangan Brian dan Kania dari bulan madu ke beberapa negara yang ingin Kania kunjungi. Pernikahan itu diadakan cukup meriah dengan nuansa pantai yang sama dengan pernikahan Brian dan Kania. Hanya saja, pernikahan Brian tergolong sangat mewah karena ia adalah orang terkaya. Johan sebagai asisten, tidak mungkin mampu menyaingi sang bos yang terkenal tajir luar biasa. _____ Meskipun sudah menikah dan punya keluarga, Johan tetap bekerja dengan Brian. Ia masih menduduki posisi yang sama seperti sebelumnya, yaitu asisten pribadi Brian. Tapi sekarang, bedanya adalah, Brian tidak diam di belakang Johan. Melainkan, ikut serta turun tangan sebagai ceo terkenal yang sangat disegani oleh para pembisnis kelas atas. Sementara itu, Kania menyibukkan diri dengan mengurus toko emas yang terkenal milik suaminya dengan sebaik mungkin. Kar...

Episode 86 Perjodohan Membawa Bahagia

Gambar
  Episode 86 Perjodohan Membawa Bahagia Baru saja Dafa mencapai halaman rumah setelah turun dari kendaraan umum, ia sudah mendengarkan suara keras yang berasal dari dalam rumahnya. Itu suara papanya yang sedang memarahi Zara. Sebenarnya, itu tidak layak untuk di sebut rumah, tapi lebih pantas di sebut gudang. Karena letaknya yang sedikit terpencil, dan ukurannya yang terlihat sangat kecil bagi keluarga Dafa dan Zara. Tapi, itu juga tempat tinggal ngontrak, bukan milik mereka pribadi. Setelah hari pernikahan Dafa dengan Zara. Kehidupan mereka semua berputar jauh ke bawah. Keluarga Dafa kehilangan semua aset kekayaan. Semua harta yang mereka miliki di sita oleh pihak bank. Rumah, kendaraan, juga perhiasan habis semua. Sampai-sampai, tidak ada harta satupun yang tersisa dari mereka. Sementara Zara, ia didepak dari rumah oleh Burhan. Karena dia bukan anak kandung Burhan, dan karena dia, Burhan kehilangan anak kandungnya. Oleh sebab itu, ia tidak diakui lagi sebagai keluarga ole...

Episode 85 Perjodohan Membawa Bahagia

Gambar
  Episode 85 Perjodohan Membawa Bahagia   Kania sudah bisa menebak kalau sang papa pasti pergi ke desa kelahiran mamanya. Seperti yang papanya katakan saat minta izin tadi siang. Setelah mengucapkan kata terima kasih pada ibu-ibu yang sudah menjawab apa yang ia tanyakan, Kania dan Brian meninggalkan halaman rumah papanya. ________ Tiga hari kemudian, pesta pernikahan Kania pun berlangsung. Di mana pesta itu diadakan dengan sangat amat meriah di dua titik yang berbeda. Satu di pantai, dan satu lagi di hotel berbintang yang terkenal sangat elit. “Selamat ya tuan muda. Selamat atas resepsi yang sangat meriah ini,” ucap Johan sambil tersenyum manis. “Oh ya, bolehkah aku numpang di acara ini tuan muda?” tanya Johan dengan wajah tidak tahu malunya. “Numpang apa? Apa yang ingin kamu lakukan di acara ku?” tanya Brian agak kesal. “Aku ingin numpang lamaran tuan muda.” “Lamaran?” tanya Kania dan Brian secara bersamaan. “Ya ampun. Tuan muda, nona Kania, tolong punya p...